Top Social

The Importance of Knowing Yourself

Thursday, May 25, 2017

Pernahkah kamu berteman dengan seseorang yang tidak disangka berakhir menjadi teman dekat? atau, pernahkah kamu dikecewakan oleh seseorang yang kamu kira satu pemikiran? Pernahkah timbul obrolan "dulu aku kira kamu jutek banget, loh. Ternyata asik juga, ya" antara kamu dengan sahabat?

Ternyata, besar juga perbedaan "mengetahui" dan "mengenal". Sebelum kita kenal, membuka pembicaraan bisa terasa sangat sulit, apalagi kalo kita kurang supel, begitu pun partner bicara kita.

Setelah beberapa rentang waktu yang bikin kamu dan teman kamu saling kenal, barulah timbul rasa nyaman, ikatan, dan saling membutuhkan. Pembicaraan sehari-hari akhirnya terasa menyenangkan, bahkan bisa berlangsung hingga berjam-jam.

Namun, pernahkah kamu bersama seseorang cukup lama, tapi tidak pernah terasa ikatan antara kalian? pernahkah kamu berada di dalam kelompok yang terbentuk bertahun-tahun, namun kamu rasa nihilnya solidaritas? pernah berpikir kenapa terbentuk kubu dalam satu kelas, padahal hanya terdiri dari beberapa anak?

Karena setiap individu berbeda-beda, entah pemikiran, sudut pandang, karakteristik, kepribadian, dan lain sebagainya, maka sangat tidak mungkin jika kita ingin meng-"homogenisasi" kan orang-orang, yang berbeda. Bisa saja kita cocok dengan si-A, namun lain halnya dengan teman kita yang lain.

Begitu pula dengan diri sendiri. Wajib hukumnya bagi kita untuk "berkenalan dan mengenali" diri sendiri. Cara belajar efektifmu belum tentu sama dengan temanmu yang satu kelompok, begitu pula minat dan bakat.

Pasca SBMPTN, Terus Ngapain?

Friday, May 19, 2017
SBMPTN is finally over! akhirnya, setelah berbulan-bulan dan minggu-minggu hectic ini sudah selesai, gue bisa santai.


Lalu apa?


Yang lucu adalah, setelah kelarnya SBM, hari yang dahulu gue nanti-nantikan malah terasa hampa.

Yang pertama, pembuka selesainya SBM gue dimulai dengan sakit. Secara harfiah. Gue tau, seharusnya bersyukur tidak terjadi saat SBM. But still, it sucks.

Dan sekarang ini, gue malah kangen masa-masa hectic gue, masa-masa panik dan produktif (walaupun dulu gue suka kesal dan bilang kepada diri sendiri kalo gue terlalu berleha-leha) but still, gue melakukan sesuatu yang berguna, atas kesadaran sendiri, tanpa paksaan (yang awalnya dengan terpaksa) dan, I secretly enjoy those moments.

Jadi, sekarang ini masa-masa bergabut ria gue, gatau harus ngapain, dengan siklus tidur gajelas.

I probably should make a schedule.